Saya Ulang Tahun Kemarin

dan implikasinya terhadap persepsi ke waktu

Hi, jumpa kembali di newsletter Asoca. Kalau Anda adalah pembaca baru, selamat datang. Setiap minggu saya menulis tentang tips mental-wellbeing untuk lebih bahagia di tempat kerja. Kalau Anda belum subscribe, langsung klik tombol dibawah supaya tulisan saya selalu masuk ke inbox.


Tahukah Anda kalau 1 juta detik itu hanya 11 hari? Namun 1 milyar detik itu 31 tahun?

Silahkan hitung sendiri kalau tidak percaya.

Kita selalu merasa waktu terasa begitu cepat. Saat saya menulis tulisan ini masih hari Minggu, namun saya masih bisa mengingat weekend lalu. Terasa cepat.

Namun waktu juga terasa lambat. Tahun lalu, saya ingat saat saya sedang kurang enak badan dan bed rest, menunggu jam makan malam itu rasanya lama sekali. Rasanya tidak tahu harus ngapain.

Persepsi kita terhadap waktu sering kali bias. Saya baru tahu kalau 1 juta detik itu 11 hari mengira kalau 1 milyar detik hanya beberapa bulan. Namun ternyata itu tahunan. Namun kita sendiri merasa 1 detik rasanya cepat sekali lewat.

Tanggal 16 Januari kemarin saya ulang tahun. Angka umurnya sudah lebih dekat ke kepala tiga dibanding kepala dua. Namun menurut saya semua hal terasa sangat cepat. Saya merasa tahun 2020 benar-benar mengejapkan mata. Mejem bentar langsung akhir tahun. Rasanya tidak melakukan hal apapun yang berarti. Padahal banyak keputusan penting yang saya ambil tahun lalu.

Di umur yang semakin bertambah ini saya merasa semakin penting paham persepsi terhadap waktu. Jaman dimana semua berita muncul dan hilang dalam hitungan hari menimbulkan banyak FOMO. Kalau merasa tidak update, hidup rasanya hancur. Padahal trend berikutnya akan datang lagi dalam beberapa hari.

Contoh paling kentara akhir-akhir ini semua orang FOMO main saham. Mau influencer lah, sekuritas lah, artis lah, semua nya menggembar-gemborkan saham. Menciptakan FOMO seketika. Sampai saya lihat disebuah postingan sosmed, ada yang pinjem uang ratusan juta dan sahamnya nyangkut. Ya ampun.

Video ini memberikan contoh yang sangat simpel tentang persepsi terhadap waktu. Ikutin deh gerakan dan demonya!

Sampai saya sadar bahwa persepsi kita terhadap waktu mungkin bisa diatur.

Kalau lagi sedih karena tidak ada progress apapun dalam hidup akhir-akhir ini, coba lihat apa yang sudah dilakukan tiga tahun terakhir. Tiba-tiba hidup terasa bergerak.

Kalau lagi merasa tergesa-gesa, coba berusaha nikmati momen yang ada sekarang. Kadang pelan-pelan juga tidak sepenuhnya salah.

Akhir kata, happy birthday to me. Semoga tahun ini kita bisa sama-sama bertumbuh ya!


Terima kasih telah membaca email Asoca minggu ini. Saya harap Anda merasa terinspirasi dengan informasi yang telah disajikan ya.

Jika Anda merasa newsletter ini bermanfaat, bantu saya untuk menyebarkan email ini ke 3 teman terdekat Anda. Saya yakin jika informasi ini bermanfaat untuk Anda, maka Anda bisa juga berbagi manfaat ini.

Share Newsletter Asoca

Anda juga bisa berinteraksi langsung dengan saya grup Telegram Asoca

Akhir kata terima kasih dan sampai jumpa minggu depan. 

Stay safe,

William Jakfar