🤯 Apakah Kamu Mengalami Burnout?

Burnout itu wajar. Burnout itu cara tubuh ngasih tahu kalau formula berhasil bukan kerja kerja kerja tapi kerja istirahat, kerja istirahat.

Edisi kali ini saya mau bahas tentang burnout saat kerja. Pasti familiar kan dengan hal ini?

Definisi Burnout

Burnout: Kondisi kelelahan mental dan fisik yang biasanya disebabkan stress berkepanjangan atau lingkungan kerja yang tidak sesuai. Kondisi ini bukanlah hal baru. Namun terlihat makin sering muncul terutama setahun belakangan.

Makin lama ditahan, makin menumpuk. Akhir-akhir ini saya sering dicurhatin temen kalau mereka sedang burnout. Entah mengapa momennya mirip.

WHO (World Health Organization) telah mengklasifikasi burnout sebagai occupational phenomenon alias kondisi stress yang disebatkan dari tempat kerja. Dan belum ada solusinya sampai sekarang.

Burnout dapat terjadi ke siapapun dan karyawan yang sedang burnout 2.6x lebih tinggi ingin mencari perkerjaan baru. Akhir-akhir ini buka Linkedin sehari bisa berkali-kali. Saya juga makin sering liat orang-orang post tentang personal branding. Ah mungkin mereka hanya sedang ingin branding.

Keywordnya adalah kepada siapapun. Burnout bisa terjadi pada karyawan yang sangat produktif, energik, dan ceria. Jadi jika Anda sedang burnout, jangan khawatir kok ini normal.

Tips supaya tidak burnout

Tips dibawah ini adalah tips yang cukup umum namun mohon dibaca dan diperhatikan baik-baik karena tips yang umum kadang harus praktek juga:

  1. Pastikan kamu mendapatkan tidur cukup. Kurang tidur berdampak ke banyak hal seperti salah satunya stress dan burnout. Coba investasi ke kasur yang lebih empuk, selimut yang lebih hangat, atau bau-bau aromaterapi. Tentu jangan begadang kecuali ada artinya~

  2. Lakukan olahraga kecil setiap hari. Coba lari, naik sepeda, atau olahraga sesuai panduan aplikasi agar sirkulasi darah lebih lancar dan membantu tidur lebih baik.

  3. Ini penting. Set batasan kerja. Kapan mulai kerja dan kapan selesai kerja. Apalagi buat yang work from home kadang mulai jam 9 pagi selesai 10 malam karena gak beres-beres. Penting buat disiplin ke diri sendiri dan komunikasikan ini ke tim.

  4. Sadar bahwa perfeksionis itu penting tapi terlalu banyak faktor yang tidak bisa dikendalikan. Coba lakukan yang terbaik namun jangan salahkan diri sendiri jika belum berhasil.

Semoga minggu ini lebih baik ya!


OK, segitu dulu sharing kali ini.

Sekarang giliran Anda. Klik tombol forward dan sebarkan email ini ke 1-2 temanmu yang tertarik dengan cerita seperti ini. Mereka juga bisa subscribe untuk mendapatkan update di: asoca.id/newsletter. Semakin banyak disebar, semakin berkualitas konten kami.

Terakhir, saya minta tolong ambil 2 detik saja untuk reply email ini jika Anda suka dengan edisi kali ini:

  • A+ = gila topiknya bagus banget!

  • B = ya lumayan..

  • C = meh..

  • D or F = gak suka banget!

Let me know your feedback! Anda juga bisa berinteraksi dengan saya di grup Telegram.

Stay safe,

William